Postingan

Ini Kemungkinan Sanksi yang Bakal Diterima Arema dari Komdis PSSI

Gambar
(Dedezhayen)  Add caption Dede.com , Jakarta - Laga Arema FC melawan Persib Bandung pada laga pekan keempat Gojek Liga 1 2018 bersama Bukalapak di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (15/4/2018), berakhir antiklimaks. Hal ini dikarenakan penonton turun ke lapangan pertandingan. Duel Arema kontra Persib berlangsung sengit sejak wasit Handri Kristanto meniup peluit tanda berlangsungnya babak pertama. Bahkan, tim Singo Edan berhasil unggul 1-0 melalui gol yang dicetak Thiago Furtuoso pada menit ke-10. Namun, Persib berbalik unggul 2-1 setelah Ezechiel N'Douassel, dua kali membobol gawang Arema yang dikawal, Utam Rusdiana, pada menit ke-11 dan 78. Empat menit jelang bubaran, Balsa Bozovic, menyelamatkan muka tuan rumah dengan golnya yang membuat skor laga menjadi 2-2. Tensi pertandingan semakin panas setelah skor imbang 2-2. Bahkan, striker Arema, Dedik Setiawan, diusir wasit karena dianggap menyikut bek kiri Persib, Ardi Idrus, pada menit ke-88. Tak lama bersela...

Kenangan April 2018 Ddhe Zhayen

Gambar

Antisipasi Balap Liar Saat Ngabuburit, Polsek Pamanukan Rutin Laksanakan Patroli

Gambar
( Dede_Zhayen.com ). SUBANG- Kepolisian Sektor Pamanukan Polres Subang, Jawa Barat rutin   melaksanakan Patroli  menjelang  buka puasa  guna antisipasi balap liar atau trek-trekan para remaja Pamanukan. Kapolsek Pamanukan Kompol Iwan Setiawan SH mengatakan patroli cipta kondisi ini sengaja kita lakukan sore hari( saat ngabuburit) hal ini guna mengantisipasi pemuda balapan liar /trek terekan  disaat menjelang buka puasa “Pada bulan ramadhan ini kegiatan menunggu buka puasa atau akrab disebut ngabuburit para pemuda banyak yang berkumpul di  jalanan protocol dan untuk mencegah hal-hal yang mungkin akan mengganggu para pengguna jalan lainnya dengan berbalapan secara liar maka anggota Sabhara kami arahkan untuk berpatroli ”ujar Kapolsek Kepada  realitajabar.com selasa sore(30/5) Menurut Iwan Setiawan,  setiap sore hari kita akan kerahkan anggota Sabhara Polsek Pamanukan untuk rutin berpatroli di jalur pantura, kawasan pertokoan Pamanukan,...

Diduga Prustasi Karena Himpitan Ekonomi, Ridwan Warga Kebondanas Akhiri Hidup Dengan Cara Gantung Diri

Gambar
DEDE ZHAYEN.COM (PUSAKARATU)  -Hidup susah akibat tekanan/himpitan ekonomi kadang membuat orang bisa putus asa hingga nekad akhiri hidup dengan cara apapun. seperti halnya yang terjadi di Desa Kebondanan RT06/02 Kecamatan Pusakajaya Kab.Subang. Seorang warga berinisial RD(40) nekad akhiri hidup dengan cara gantung diri, diduga hal tersebut korban lakukan akibat tekanan ekonomi yang dialami oleh korban. Berdasarkan kerterangan Kasubang Humas Polres Subang AKP Udi Sahudi, Ridwan pelaku gantung diri pertama kali diketahui oleh keponakannnya Watiah saat akan makan didapur  dalam keadaan menggantung dengan seutas tambang yang dililitkan ke atap rumah “Melihat pamannya seperti itu kemudian Watiah memberitahukan kepada ibunya, lalu memberitahukan warga,” kata Udi, Selasa (2/4). Selanjutnya kata Udi, para tetangga berinisiatif menurunkan korban, kemudian dibaringkan di ruangan tamu. Kemudian Kepala Desa Kebondanas, Juhendi melaporkan kepada pihak kepolisian. Pada t...

Pembina yang Suruh Anggota Pramuka Makan di Tanah Akan Disanksi

Gambar
DedeZhayen.com Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault memastikan Pembina Pramuka Kwartir Ranting Kronjo, Kwartir Cabang Kabupten Tangerang akan mendapat sanksi. Sanksi itu terkait dengan foto viral di media sosial, dimana anggota Pramuka diperintahkan memakan nasi dengan ajang tanah. "Harus ada sanksi," tegas Adhyaksa ketika dihubungi detikcom, Minggu (26/3/2017). Ditanyai soal bentuk sanksi yang akan dijatuhi, Adhyaksa menerangkan, tergantung hasil pemeriksaan yang dilakukan tim di tingkat kwartir daerah dan kwartir cabang. "Ada prosesnya. Kita tunggu dari Kwarda Banten dan dari Kwarcab Kabupaten Tangerang. Kita belum tahu (sanksinya, red)," ucap mantan Menpora itu. Pembina Pramuka Kwaran Kronjo, Kabupaten Tangerang, minta maaf atas kejadian itu. Pembina yang bernama Sulaiman itu berjanji tidak akan mengulangi hal tersebut lagi melalui video, yang disebarkan Adhyaksa. Berikut permintaan maaf Sulaiman selengkapnya: Assalam...

Arti Skip Challenge dan Berbahaya yang Ditimbulkannya

Gambar
Dedezhayen.com Media sosial saat ini tengah diramikan oleh kemunculan Skip Challenge. Permainan berbahaya yang tidak seharusnya dimainkan ini mendadak menjadi viral, berbagai foto dan video para remaja yang bermain Skip Challenge beredar luas. Padahal permainan Skip Challenge atau sering disebut Pass Out Challenge ini sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kematian. Permainan itu berbahaya karena permainan ini memberikan sensasi seperti marijuana atau narkotika lain tanpa benar-benar mengonsumsinya. Permainan yang dimainkan dengan cara menekan bagian dada membuat oksigen yang mengalir ke otak bisa tersendat, dan itu bisa berakibat patal bahkan sampai kematian. Maka dari itu kepada orang tua harus benar-benar mengawasi anaknya. Meskipun saat ini sedang menjadi tren, ternyata Skip Challenge sudah mulai dilakukan sejak 1995 lalu. Permainan ini punya berbagai macam cara, bukan hanya menekan dada seperti yang viral saat ini. Di dunia barat, Skip Challenge juga sering disebut s...

Warga Subang Di Kagetkan Dengan Penemuan Mayat Bekas Luka Tembak Di Ciasem

Gambar
DedeZhayen.com SUBANG  – Warga Subang dikagetkan dengan penemuan sesosok mayat disekitar persawahan yang berada di Dusun Bangsal Kampung Suling RT 04/03 Desa Ciasem Hilir Kecamatan Ciasem, Subang, Selasa (21/3/2017). Menurut informasi, penemuan mayat yang diketahui bernama Ato Sugiarto (42) warga Dusun Sindang Laut II RT 01/02 Desa Muara Kecamatan Blanakan, Subang tersebut ditemukan salah seorang warga sekitar sekitar pukul 06.00 Wib. Kondisi mayat saat pertama ditemukan bersimbah darah dan terbujur kaku di areal persawahan dengan mengenakan jaket levis warna biru dan baju kaos merk city walk warna warna abu-abu serta memaki celana panjanng levais warna biru. Setelah diperiksa oleh aparat Kepolisian ditemukan lobang pada dada sebelah kanan degan diameter kurang lebih 1,5 sentimeter diduga bekas luka tembak. Kapolres Subang AKBP Yudhi Sulistianto Wahid, melalui Kasi Humas AKP Udi Sahudi membenarkan adanya penemuan mayat yang diduga korban pembunuhan. “Iya, masyara...